Khotbah Minggu

Khotbah Minggu 1 Juni 2014

Khotbah Minggu 1 Juni 2014

Minggu Paskah VII

SERAHKANLAH SEGALA KEKUATIRANMU KEPADA-NYA

(1Pet 4:12-14, 5:6-11)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kis 1:6-14; Mzm 68:1-10, 32-35; Yoh 17:1-11

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)

Daftar selengkapnya khotbah untuk tahun 2014 dan tahun berikutnya dapat dilihat di website ini -> Pembinaan -> Teologi

Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas 1Pet 4:12-14, 5:6-11 selengkapnya:

4:12 Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu. 4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya. 4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu 5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. 5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu. 5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya. 5:9 Lawanlah dia dengan iman yang teguh, sebab kamu tahu, bahwa semua saudaramu di seluruh dunia menanggung penderitaan yang sama. 5:10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya. 5:11 Ialah yang empunya kuasa sampai selama-lamanya! Amin

-----------------------------------------

Pendahuluan

Nas minggu ini dilatarbelakangi oleh tantangan berat yang dihadapi oleh jemaat di wilayah Asia Kecil dari pihak kekaisaran Roma, khususnya bagi pemimpin-pemimpin baru seperti penatua dan diaken. Rasul Petrus mengingatkan dalam situasi saat itu agar mereka jangan terkejut apabila ada pelbagai penganiayaan dan penderitaan yang datang, mengingat sikap keras yang diperlihatkan panglimanya Nero dalam menganiaya orang-orang percaya. Penderitaan yang datang bukan merupakan ilusi, tetapi sudah merupakan rencana Allah untuk mereka ikut serta dalam penderitaan dan kesusahan itu. Ini sikap yang perlu dihadapi sebagai jalan untuk mengikut jejak Yesus yang mati demi kebenaran, sehingga mereka tidak perlu malu atau berputus asa dalam menghadapinya. Maka melalui bacaan peristiwa di masa awal gereja ini kita memperoleh pengajaran sebagai berikut.

 

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 1 Juni 2014

 

Khotbah Minggu 25 Mei 2014

Khotbah Minggu 25 Mei 2014

Minggu Paskah VI

SIAP SEDIALAH MEMBERI PERTANGGUNGAN JAWAB

(1Pet 3:13-22)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kis 17:22-31; Mzm 66:8-20; Yoh 14:15-21

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)

Daftar selengkapnya nas khotbah untuk tahun 2014 dan tahun berikutnya dapat dilihat di website ini – Pembinaan - Teologi

Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas 1Pet 3:13-22 selengkapnya: Menderita dengan sabar

3:13 Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik? 3:14 Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran, kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang mereka takuti dan janganlah gentar. 3:15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat, 3:16 dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu karena fitnahan mereka itu. 3:17 Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat. 3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, 3:19 dan di dalam Roh itu juga Ia pergi memberitakan Injil kepada roh-roh yang di dalam penjara, 3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu. 3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus, 3:22 yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

---------------------------

Pendahuluan

Rasul Petrus melalui nas minggu ini menekankan kembali kerelaan Kristus untuk menderita bagi kita yang berdosa, dan kemenangan-Nya itu menjadi dasar dan kekuatan bagi orang Kristen yang menderita bagi-Nya. Kita diselamatkan untuk menerima panggilan tugas dengan meninggalkan semua keinginan nafsu jahat dan melakukan perbuatan baik. Ada banyak dasar membuat manusia berdosa, akan tetapi penderitaan karena Kristus dan kebenaran-Nya itu sangat menyenangkan bagi Allah terlebih melalui hati nurani yang murni. Melalui nas minggu ini kita juga diberikan pengajaran tentang kesiapan kita dalam memberi pertanggungjawaban baik kepada Allah maupun sesama manusia, melalui beberapa pokok pemikiran dan teladan sebagai berikut.

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 25 Mei 2014

 

Khotbah Minggu 18 Mei 2014

Khotbah Minggu 18 Mei 2014

Minggu Paskah V

BANGSA TERPILIH IMAMAT RAJANI

(1Pet 2:2-10)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kis 7:55-60; Mzm 31:1-5, 15-16; Yoh 14:1-14

(berdasarkan  http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)

Daftar selengkapnya untuk tahun 2014 dan tahun lainnya dapat dilihat di website ini

Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas 1Pet 2:2-10 selengkapnya dengan judul: Yesus Kristus batu penjuru

2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan, 2:3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan. 2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah. 2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah. 2:6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan." 2:7 Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan." 2:8 Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah disediakan. 2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: 2:10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.”

----------------------

Pendahuluan

Gereja bukanlah sekedar bangunan atau susunan batu-batu. Kata church dalam bahasa Inggris (yang berarti gereja atau jemaat dalam bahasa Indonesia) berasal dari kata kuriakon dari bahasa Yunani yang berarti: milik Allah. Alkitab menggunakan banyak metafora untuk kata gereja atau jemaat, yakni disebut sebagai “Tubuh Kristus” (Ef 1:22-23; Rm 12:5; 1Kor 12:12; 1Pet 4:10). Jemaat juga disebut sebagai “Kawanan” (Mzm 23; Luk 15:3-7; Yoh 10:1-18; 1Pet 5:1-2). Istilah lainnya adalah “Ranting Pohon Anggur” (Mat 13:1-43; Yoh 15:1-17; Rm 11:16-24), “Keluarga Allah” (Luk 1:29-33; Gal 3:28; 2Kor 6:16-18; Ibr 2:10-18; 3:1-6) dan “Mempelai Kristus” (Hos 3:1-3; Mat 9:14-15; 25:1-13; 2Kor 11:2-4; Ef 5:21-33; Why 19:7-9; 22:12-21). Seluruh metafora itu dalam nas minggu ini digambarkan gereja sebagai sebuah persekutuan hidup orang percaya yang akan menjadi bangsa terpilih dan imamat yang rajani. Untuk dapat mewujudkan hal itu, melalui nas minggu kita diberi petunjuk dan pelajaran sebagai berikut.

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 18 Mei 2014

   

Khotbah Minggu 11 Mei 2014

Khotbah Minggu 11 Mei 2014

Minggu Paskah IV

YESUS GEMBALA PEMELIHARA JIWAMU

(1Pet 2:19-25)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kis 2:42-47; Mzm 23; Yoh 10:1-10

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)


Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas 1Pet 2:19-25 selengkapnya:

2:19 Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung. 2:20 Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah. 2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. 2:22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. 2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil. 2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh. 2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

--------------------------------------

Pendahuluan

Surat Rasul Petrus di sekitar tahun 60-an Masehi ini ditujukan kepada umat Yahudi yang telah percaya dan mereka masih banyak hidup sebagai budak-budak yang tidak memperoleh haknya yang layak. Ayat 18 yang mengawali nas ini mengatakan: “Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis.” Pengikut Kristus yang berlatar belakang Yahudi lainnya juga mengalami penindasan dari Nero, yang membuat mereka ketakutan dan menyebar keluar dari Yerusalem untuk menghindari penyiksaan dan pembunuhan karena iman mereka yang tidak disukai oleh Nero. Menghadapi penderitaan itulah yang merupakan tema nas minggu ini yang memberi pengajaran kepada kita sebagai berikut.

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 11 Mei 2014

 

Khotbah Minggu 4 Mei 2014

Khotbah Minggu 4 Mei 2014

Minggu Paskah III

DILAHIRKAN BUKAN DARI BENIH YANG FANA

(1Pet 1:17-23)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kis 2:14a, 36-41; Mzm 116:1-4, 12-19; Luk 24:13-35

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)


Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nats pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas 1Pet 1:17-23 selengkapnya:

1:17 Dan jika kamu menyebut-Nya Bapa, yaitu Dia yang tanpa memandang muka menghakimi semua orang menurut perbuatannya, maka hendaklah kamu hidup dalam ketakutan selama kamu menumpang di dunia ini. 1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, 1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. 1:20 Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir. 1:21 Oleh Dialah kamu percaya kepada Allah, yang telah membangkitkan Dia dari antara orang mati dan yang telah memuliakan-Nya, sehingga imanmu dan pengharapanmu tertuju kepada Allah. 1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu. 1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

----------------------------

Pendahuluan

Dalam masa minggu pasca kebangkitan Tuhan Yesus ini kembali kita diingatkan bahwa Ia mati untuk penebusan dosa-dosa kita agar kita tidak binasa melainkan memperoleh hidup yang kekal. Penebusan oleh Tuhan Yesus bukanlah penebusan yang murah melainkan dengan darah-Nya yang mahal dan murni tidak bercacat. Firman Tuhan melalui surat Rasul Petrus ini ditujukan kepada orang-orang miskin sehingga penggunaan kata yang berhubungan dengan nilai dan harga sangat penting. Keselamatan juga sebagai karunia dari penebusan itu harus dihargai dengan tak terhingga sehingga hidup orang percaya pada kebangkitan Yesus itu harus tetap menjaga kekudusan. Orang percaya harus menganggap pembebasan dari dosa-dosa itu sebagai warisan sorgawi yang harus dipertahankan. Melalui bacaan nas minggu ini kita diberikan pokok pengajaran sebagai berikut.

 

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 4 Mei 2014

   

Page 6 of 10

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3

Pengunjung Online

We have 65 guests online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini69
mod_vvisit_counterKemarin19
mod_vvisit_counterMinggu ini69
mod_vvisit_counterMinggu lalu166
mod_vvisit_counterBulan ini597
mod_vvisit_counterBulan lalu671
mod_vvisit_counterKeseluruhan8042905

We have: 51 guests online
IP anda: 54.80.115.140
 , 
Hari ini: Apr 22, 2018