Khotbah Minggu

Khotbah Minggu 6 Juli 2014

Khotbah Minggu 6 Juli 2014

Minggu IV Setelah Pentakosta

PERJUANGAN MELAWAN DOSA

(Rm 7:15-25a)

Bacaan lainnya menurut Leksionari:

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)

Daftar selengkapnya khotbah untuk tahun 2014 dan tahun berikutnya dapat dilihat di website ini -> Pembinaan -> Teologi

Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas Rm 7:15-25a selengkapnya dengan judul: Perjuangan hukum Taurat dan dosa

7:15 Sebab apa yang aku perbuat, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku perbuat, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku perbuat. 7:16 Jadi jika aku perbuat apa yang tidak aku kehendaki, aku menyetujui, bahwa hukum Taurat itu baik. 7:17 Kalau demikian bukan aku lagi yang memperbuatnya, tetapi dosa yang ada di dalam aku. 7:18 Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik. 7:19 Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. 7:20 Jadi jika aku berbuat apa yang tidak aku kehendaki, maka bukan lagi aku yang memperbuatnya, tetapi dosa yang diam di dalam aku. 7:21 Demikianlah aku dapati hukum ini: jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku. 7:22 Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, 7:23 tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan membuat aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku. 7:24 Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? 7:25 Syukur kepada Allah! oleh Yesus Kristus, Tuhan kita

------------------------------

Pendahuluan

Nas minggu ini kembali mengulas kedudukan hukum Taurat sebagai bagian dari salah atu cara Allah untuk membawa manusia untuk dapat menyenangkan hati-Nya, yang diturunkan saat bangsa Israel dalam perjalanan kembali ke tanah Kanaan melalui nani Musa. Dalam perjalanannya, manusia berusaha berjuang untuk mematuhi hukum tersebut dan dalam kenyataannya sejarah mencatat melalui berbagai pergumulan dalam sejarah Israel, manusia gagal dalam mematuhi hukum Taurat itu. Allah tidak menginginkan manusia ciptaan-Nya menjadi binasa karena tidak seorang pun yang bisa selamat. Melalui nas minggu ini kita diberi pengajaran penting sebagai berikut.

 

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 6 Juli 2014

 

Khotbah Minggu 29 Juni 2014

Khotbah Minggu 29 Juni 2014

Minggu III Setelah Pentakosta

ALLAH BERKUASA MELAKSANAKAN JANJI-NYA

(Rm 4:13-25)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kej 12:1-9 atau Hos 5:15-6:6; Mzm 33:1-12 atau Mzm 50:7-15; Mat 9:9-13, 18-26

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)

Daftar selengkapnya khotbah untuk tahun 2014 dan tahun berikutnya dapat dilihat di website ini -> Pembinaan -> Teologi

Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas Rm 4:13-25 selengkapnya:

4:13 Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman. 4:14 Sebab jika mereka yang mengharapkannya dari hukum Taurat, menerima bagian yang dijanjikan Allah, maka sia-sialah iman dan batallah janji itu. 4:15 Karena hukum Taurat membangkitkan murka, tetapi di mana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada juga pelanggaran. 4:16 Karena itulah kebenaran berdasarkan iman supaya merupakan kasih karunia, sehingga janji itu berlaku bagi semua keturunan Abraham, bukan hanya bagi mereka yang hidup dari hukum Taurat, tetapi juga bagi mereka yang hidup dari iman Abraham. Sebab Abraham adalah bapa kita semua, -- 4:17 seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" -- di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. 4:18 Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa, menurut yang telah difirmankan: "Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu." 4:19 Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup. 4:20 Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah, 4:21 dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan. 4:22 Karena itu hal ini diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran. 4:23 Kata-kata ini, yaitu "hal ini diperhitungkan kepadanya," tidak ditulis untuk Abraham saja, 4:24 tetapi ditulis juga untuk kita; sebab kepada kita pun Allah memperhitungkannya, karena kita percaya kepada Dia, yang telah membangkitkan Yesus, Tuhan kita, dari antara orang mati, 4:25 yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

------------------------------------------

Pendahuluan

Pada nas minggu lalu kita membaca dan merenungkan tentang Abraham dibenarkan oleh karena iman dan orang percaya hidup oleh karena iman. Orang Yahudi tentu berkata karena hukum Taurat, dan ini yang menjadi pegangan agama-agama yakni ketaatan kepada aturan dan hukum. Akan tetapi minggu lalu kita buktikan bahwa ketika Abraham menerima janji tanah Kanaan bagi dia dan keturunannya, hukum Taurat belum ada dan tidak seorangpun yang dapat melakukan hukum Taurat. Sementara bagi mereka yang berdosa maka murka Allah layak turun atas dirinya. Nas minggu ini menekankan kembali kebenaran Allah yakni adanya kasih karunia yang diberikan melalui jalan perdamaian yakni keselamatan melalui Yesus Kristus. Melalui bacaan minggu ini kita diberikan pengajaran sebagai berikut.

 

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 29 Juni 2014

 

Khotbah Minggu 22 Juni 2014

Khotbah Minggu 22 Juni 2014

Minggu II Setelah Pentakosta

ORANG BENAR AKAN HIDUP OLEH IMAN

(Rm 3:22b-31)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kej 6:9-22, 7:24, 8:14-19 atau Ul 11:18-21, 26-28; Mzm 46 atau Mzm 31:1-5, 19-24; Mat 7:21-29

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)

Daftar selengkapnya khotbah untuk tahun 2014 dan tahun berikutnya dapat dilihat di website ini -> Pembinaan -> Teologi

Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas Rm 3:22b-31 selengkapnya dengan judul: Manusia dibenarkan karena iman.

3:22b. Sebab tidak ada perbedaan. 3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. 3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. 3:26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus. 3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman! 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat. 3:29 Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain! 3:30 Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman. 3:31 Jika demikian, adakah kami membatalkan hukum Taurat karena iman? Sama sekali tidak! Sebaliknya, kami meneguhkannya.

----------------------------

Pendahuluan

Dalam pasal-pasal sebelumnya kitab Roma ini dijelaskan bahwa semua orang (Yahudi dan bukan Yahudi) telah berbuat dosa, sehingga sebenarnya tidak ada perbedaan dan pengecualian. Dengan keberdosaan itu, manusia telah gagal mencapai kekudusan dan kebenaran sehingga tidak seorang pun layak masuk dalam kerajaan Allah. Namun apakah Allah sedemikian “kejam” sehingga tidak seorang pun bisa selamat? Bagaimana caranya Allah memberi pengampunan sehingga seseorang layak untuk dibenarkan? Allah adalah kasih namun tindakan kasih Allah itu juga memerlukan respon dari hati dan sikap manusia, untuk dapat dibenarkan dan ditebus dari jerat dosa yang membinasakan. Melalui nas minggu ini, kita diberi pemahaman bagaimana kasih Allah dan pentingnya iman diberikan sesuai dengan pengajaran berikut.

 

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 22 Juni 2014

   

Khotbah Minggu 15 Juni 2014

Khotbah Minggu 15 Juni 2014

Minggu TRINITAS - Minggu I Setelah Pentakosta

PRIBADI SEMPURNA DAN HIDUP DAMAI SEJAHTERA

(2Kor 13:11-13)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kej 1:1-2:4a; Mzm 8; Mat 28:16-20

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)

Daftar selengkapnya khotbah untuk tahun 2014 dan tahun berikutnya dapat dilihat di website ini -> Pembinaan -> Teologi

Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas 2Kor 13:11-13 selengkapnya dengan judul: Salam

13:11 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah, usahakanlah dirimu supaya sempurna. Terimalah segala nasihatku! Sehati sepikirlah kamu, dan hiduplah dalam damai sejahtera; maka Allah, sumber kasih dan damai sejahtera akan menyertai kamu! 13:12 Berilah salam seorang kepada yang lain dengan cium yang kudus. Salam dari semua orang kudus kepada kamu. 13:13 Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian

-------------------------

Pendahuluan

Nas minggu ini merupakan akhir dari surat Paulus kepada jemaat di Korintus dengan perintah, salam dan berkat. Ada lima perintah yang jelas disampaikan firman Allah dalam nas ini kepada jemaat, yakni: (1) bersukacitalah; (2) usahakan dirimu sempurna; (3) terimalah nasihat; (4) sehati sepikirlah; (5) hiduplah dalam damai sejahtera. Maksud dari semua ini adalah agar jemaat selalu menjaga kesatuan di antara mereka sambil mereka terus menyelesaikan permasalahan yang dihadapi sebagaimana diuraikan pada pasal-pasal sebelumnya. Dalam surat ini juga Rasul Paulus mengatakan rencana kunjungannya untuk mengetahui perkembangan jemaat itu. Dari bacaan minggu ini kita diberikan pengajaran sebagai berikut tentang perintah, salam dan cium kudus serta berkat itu.

 

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 15 Juni 2014

 

Khotbah Minggu 8 Juni 2014

Khotbah Minggu 8 Juni 2014

Minggu Pentakosta

ADA RUPA-RUPA KARUNIA, TETAPI SATU ROH

(1Kor 12:3b-13)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: Kis 2:1-21 atau Bil 11:24-30; Mzm 104:24-34,35b; Kis 2:1-21; Yoh 20:19-23 atau 7:37-39

(berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php)

Daftar selengkapnya khotbah untuk tahun 2014 dan tahun berikutnya dapat dilihat di website ini -> Pembinaan -> Teologi

Khotbah ini dipersiapkan sebagai bahan bagi hamba Tuhan GKSI di seluruh nusantara. Sebagian ayat-ayat dalam bacaan leksionari minggu ini dapat dipakai sebagai nas pembimbing, berita anugerah, atau petunjuk hidup baru.

Nas 1Kor 12:3b-13 selengkapnya:

12:3b … dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus. 12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. 12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. 12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. 12:7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. 12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. 12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. 12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menafsirkan bahasa roh itu. 12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya. 12:12 Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus 12:13 Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.

-------------------------

Pendahuluan

Karunia rohani yang diberikan kepada setiap orang percaya oleh Roh Kudus adalah kemampuan khusus yang akan dipergunakan dalam pelayanan sesuai dengan kebutuhan jemaat. Daftar dalam nas minggu ini bukanlah daftar yang lengkap tentang karunia rohani, sehingga pembahasan digabung dengan ayat-ayat lainnya (lihat Rm 12; Ef 4; 1Pet 4:10-11 dan ayat lainnya). Ada banyak karunia rohani, setiap orang memiliki yang berbeda, beberapa orang memiliki lebih dari satu, bahkan seseorang bisa memiliki karunia rohani yang "lebih baik", tetapi yang jelas, setiap karunia rohani tidak lebih hebat dari karunia rohani yang lain. Hal ini disebabkan semuanya bersumber dari Roh Kudus dan tujuannya adalah untuk membangun tubuh Kristus yakni gereja. Seluruh bentuk karunia yang ada pada manusia, pada hakekatnya adalah bersumber dari Allah Bapa melalui Yesus dan dipimpin oleh Roh Kudus. Memang, pemahaman tentang karunia rohani seringkali tidak sama: ada yang suka dan ada yang tidak suka, ada yang bingung. Tetapi paling tidak, berdasarkan nas bacaan kita minggu ini dan ayat-ayat lain kita diberikan gambaran sebagai berikut.

 

Lebih lanjut: Khotbah Minggu 8 Juni 2014

   

Page 5 of 10

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3

Pengunjung Online

We have 8 guests online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini23
mod_vvisit_counterKemarin31
mod_vvisit_counterMinggu ini197
mod_vvisit_counterMinggu lalu346
mod_vvisit_counterBulan ini617
mod_vvisit_counterBulan lalu1111
mod_vvisit_counterKeseluruhan8046162

We have: 7 guests online
IP anda: 54.198.41.76
 , 
Hari ini: Aug 18, 2018