Khotbah Minggu 29 April 2012

Minggu ke-18 : 29 April 2012

 

Minggu Keempat Paskah

DIBERKATI KARENA HIDUP DALAM PERSEKUTUAN

Yohanes 20 : 19 – 29

"Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat."

(Ibr.10:25)

PENDAHULUAN

Persekutuan adalah hal penting yang diinginkan oleh Tuhan Yesus untuk dilakukan setiap orang percaya. Sebagaimana Ia dan Bapa adalah satu , maka Iapun menginginkan agar setiap orang percaya juga memiliki persekutuan dengan Dia (bnd. Yoh. 15:1-8; 17:1-26). Mengapa? sebab Tuhan Yesus telah menyediakan berkat dalam sebuah persekutan (Matius 18:20).

Bagian firman Tuhan diatas merupakan masa penampakan (Epifania) Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya agar mereka mendapat bukti kebangkitan Tuhan Yesus dan memperoleh pembaharuan hidup. Namun, ada seorang murid, yaitu TOMAS tidak mendapat berkat karena ia tidak berada dalam persekutuan dengan murid-murid yang lainnya. Melalui kebenaran Firman Tuhan ini kita akan belajar tentang kehidupan yang diberkati oleh Tuhan karena tetap berada dalam persekutuan:

 

1. Hakekat persekutuan (19)

Makna persekutuan yang terkandung dalam bacaan tersebut diatas terdapat pada kata "berkumpul" dalam ayat 19. Apa sebenarnya yang sedang dilakukan oleh murid-murid dikamar atas di kota Yerusalem? Menurut catatan Lukas 24:33-36 para murid sedang mempercakapkan tentang kesaksian 2 orang murid bertemu dengan Tuhan Yesus saat mereka ada di Emaus. Dalam konteks bagian firman Tuhan ini, terdapat 2 hakekat persekutuan para murid, yaitu:

• Percaya pada kebangkitan Kristus.

Ada hal mendasar yang membuat para murid tetap berada dalam sebuah persekutuan di Yerusalem, selain menantikan penggenapan janji Tuhan , yaitu Roh Kudus (Luk. 29:49b). Tidak ada hal lain yang membuat mereka tetap terikat satu sama lain dalam sebuah persekutuan, selain percaya pada apa yang disampaikan oleh 2 orang murid saat mereka ada di Emaus, bahwa Yesus Kristus telah bangkit.

• Saling membutuhkan.

Kondisi para murid pada ayat 19, sedang mengalami ketakutan terhadap orang Yahudi hingga pintu-pintu tempat mereka berkumpul dikunci. Secara psikis (kejiwaan) mereka sedang dalam posisi tertekan, terguncang karena Yesus tidak bersama dengan mereka. Saling membutuhkan kekuatan iman inilah yang membuat para murid tetap terus bersekutu satu sama lain.

2. Tujuan Persekutuan

Mengetahui/ memiliki tujuan adalah penting dalam hidup, sebab tanpa tujuan hidup seseorang akan menjadi seperti perahu tanpa sauh. "Berkumpul"nya para murid di tengah suasana takut, memberi makna penting bahwa dalam persekutuan memiliki tujuan:

• Saling menguatkan

Saling berbagi dan menguatkan dalam sebuah persekutuan adalah tujuan penting yang harus menjadi bagian sebuah persekutuan. Tujuan para murid berkumpul, adalah saling berbagi, bersaksi tentang Yesus yang sudah bangkit supaya murid yang lain dikuatkan dan diteguhkan agar tidak terus merasa takut.

• Mendengar Firman Kristus

Sejak Tuhan Yesus memanggil mereka hingga Yesus disalib, murid-murid selalu berada dalam persekutuan dengan Yesus dan sepanjang waktu selalu mendengar pengajaran yang disampaikan olehNya. Sesungguhnya inilah tujuan yang harus ada dalam setiap persekutuan, yaitu mendengar Firman Tuhan agar iman semakin bertumbuh (Roma 10:17)

3. Berkat bagi orang yang hidup dalam persekutuan

Ada beberapa berkat yang dialami oleh para murid karena tetap terus berada dalam persekutuan:

• Merasakan lawatan dan kehadiran Tuhan (19b), saat murid-murid dalam keadaan ketakutan Tuhan Yesus hadir dan melawat mereka tepat pada waktunya.

• Memperoleh "damai sejahtera" Tuhan baik untuk pribadi mereka (20), maupun berkaitan dengan tugas pemberitaan Injil (21) dimana keduanya membawa sukacita

• Memperoleh karunia Roh Kudus (22) untuk tugas Pemberitaan Injil.

• Memperoleh otoritas menyampaikan pengampunan dosa dari Tuhan (23)

APLIKASI

Persekutuan adalah tempat yang diinginkan oleh Allah bagi orang percaya untuk mendapat lawatan dari Tuhan yang sanggup mengubah dan memperbaharui hidup seseorang. Tuhan Yesus memiliki tujuan yang jelas kepada setiap orang yang telah mendapat lawatan Allah, yaitu untuk pergi memberitakan "damai sejahtera" yang adalah kebenaran Allah dan Ia telah menyediakan berkat yang luar biasa bagi setiap orang yang tetap hidup dalam sebuah persekutuan.

Karena itu tetaplah hidup dalam persekutuan seperti halnya para murid, jika kita ingin tetap terus diberkati oleh Tuhan Yesus. Janganlah menjauhkan diri dari persekutuan seperti yang diakukan oleh TOMAS sehingga ia tidak memperoleh berkat dari Tuhan.

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3

Pengunjung Online

We have 301 guests online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini3017
mod_vvisit_counterKemarin5655
mod_vvisit_counterMinggu ini3017
mod_vvisit_counterMinggu lalu58986
mod_vvisit_counterBulan ini3017
mod_vvisit_counterBulan lalu152533
mod_vvisit_counterKeseluruhan2313860

We have: 20 guests, 123 bots online
IP anda: 54.226.191.80
 , 
Hari ini: Nov 01, 2014