• Perjalanan Menuju Pelayanan
  • Baptisan 1
  • Baptisan 2
  • Batisan 3
  • Profil Jemaat di Desa

By A Web Design

Khotbah Minggu 23 Juni 2013

Khotbah Minggu 23 Juni 2013

Minggu V Setelah Pentakosta

MENGALAHKAN SETAN LEGION

(Luk 8:26-39)

Bacaan lainnya menurut Leksionari: 1Raj 19:1-4, (5-7), 8-15a; Mzm 22:19-28; Gal 3:23-29 - Berdasarkan http://lectionary.library.vanderbilt.edu/index.php

(Sebagian ayat-ayat dalam nats ini dapat dipakai sebagai nats pembimbing, berita anugerah dan petunjuk hidup baru)

Ayat Luk 8:26-39 selengkapnya: 8:26 Lalu mendaratlah Yesus dan murid-murid-Nya di tanah orang Gerasa yang terletak di seberang Galilea. 8:27 Setelah Yesus naik ke darat, datanglah seorang laki-laki dari kota itu menemui Dia; orang itu dirasuki oleh setan-setan dan sudah lama ia tidak berpakaian dan tidak tinggal dalam rumah, tetapi dalam pekuburan. 8:28 Ketika ia melihat Yesus, ia berteriak lalu tersungkur di hadapan-Nya dan berkata dengan suara keras: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus Anak Allah Yang Mahatinggi? Aku memohon kepada-Mu, supaya Engkau jangan menyiksa aku." 8:29 Ia berkata demikian sebab Yesus memerintahkan roh jahat itu keluar dari orang itu. Karena sering roh itu menyeret-nyeret dia, maka untuk menjaganya, ia dirantai dan dibelenggu, tetapi ia memutuskan segala pengikat itu dan ia dihalau oleh setan itu ke tempat-tempat yang sunyi. 8:30 Dan Yesus bertanya kepadanya: "Siapakah namamu?" Jawabnya: "Legion," karena ia kerasukan banyak setan. 8:31 Lalu setan-setan itu memohon kepada Yesus, supaya Ia jangan memerintahkan mereka masuk ke dalam jurang maut. 8:32 Adalah di sana sejumlah besar babi sedang mencari makan di lereng gunung, lalu setan-setan itu meminta kepada Yesus, supaya Ia memperkenankan mereka memasuki babi-babi itu. Yesus mengabulkan permintaan mereka. 8:33 Lalu keluarlah setan-setan itu dari orang itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau lalu mati lemas. 8:34 Setelah penjaga-penjaga babi itu melihat apa yang telah terjadi, mereka lari lalu menceritakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. 8:35 Dan keluarlah orang-orang untuk melihat apa yang telah terjadi. Mereka datang kepada Yesus dan mereka menjumpai orang yang telah ditinggalkan setan-setan itu duduk di kaki Yesus; ia telah berpakaian dan sudah waras. Maka takutlah mereka. 8:36 Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu memberitahukan kepada mereka, bagaimana orang yang dirasuk setan itu telah diselamatkan. 8:37 Lalu seluruh penduduk daerah Gerasa meminta kepada Yesus, supaya Ia meninggalkan mereka, sebab mereka sangat ketakutan. Maka naiklah Ia ke dalam perahu, lalu berlayar kembali. 8:38 Dan orang yang telah ditinggalkan setan-setan itu meminta supaya ia diperkenankan menyertai-Nya. Tetapi Yesus menyuruh dia pergi, kata-Nya: 8:39 "Pulanglah ke rumahmu dan ceriterakanlah segala sesuatu yang telah diperbuat Allah atasmu." Orang itu pun pergi mengelilingi seluruh kota dan memberitahukan segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya.

-------------------------------------------------

Pendahuluan

Pada minggu V setelah Pentakosta ini kita diberikan bacaan tentang pemahaman akan setan yang dalam nats ini disebut dengan Legion. Kisah ini juga dituliskan dalam Mat 8:28-34 dengan versi sedikit berbeda, yakni adanya dua orang yang dirasuki setan. Kita sangat penting mengetahui siapa itu setan sekaligus iblis sebab mereka adalah musuh utama orang percaya. Meskipun mereka tidak terlihat kasat mata, mereka memiliki kepribadian dan kuasa yang dapat mengalahkan kita manusia. Dalam nats ini, diceritakan mereka menguasai atau merasuki seorang laki-laki dan memberi dampak buruk bagi orang itu. Dari nats tersebut kita memperoleh pemahaman dan pengajaran sebagai berikut.

   

GKSI di Facebook

Hamba Tuhan GKSI di FACEBOOK

Dlam rangka meningkatkan hubungan pribadi dan sekaligus pertukaran informasi dan pengalaman yang dapat menjadi berkat bagi semua orang, saat di facebook telah dibuka account dengan nama Hamba Tuhan GKSI. Hal ini didasari tingginya minat untuk memiliki account di facebook bagi semua orang termasuk para hamba Tuhan GKSI. Hal ini juga lebih memudahkan pertukaran informasi dan kegiatan, sebab tidak semua hamba Tuhan GKSI maupun mahasiswa SETIA memiliki alamat email yang aktif. Sementara dengan facebook, saat ini dapt dikatakan bahwa handphone yang sederhana saja sudah dapat mengakses facebook dengan biaya yang relatif murah.

Dengan adanya account Hamba Tuhan GKSI ini, diharapkan seluruh potensi yang ada pada hamba Tuhan GKSI, alumni SETIA, mahasiswa SETIA baik yang di Jakarta maupun di daerah akan terkoordinasi.

Kita berharap bagi mahasiswa dan alumni serta hamba Tuhan GKSI dapat menginvite di facebook ini sehingga data yang ada akan lebih banyak yang terkumpul.

 

Terima kasih, Tuhan memberkati pelayanan kita.

Pdt. Ir. Ramles M. Silalahi, D.Min

   

Persembahan dalam Alkitab

BERBAGAI PERSEMBAHAN DALAM ALKITAB

Pemazmur bertanya: “Bagaimana akan kubalas kepada Tuhan segala kebajikan-Nya kepadaku?” ( Mzm 116: 12). Sebagai orang percaya yang telah menerima kehidupan, keselamatan, dan berkat-berkat-Nya, kita juga layak bertanya: bagaimana kubalas segala kebajikan (kebaikan) Tuhan yang diberikan-Nya kepadaku?

Mungkin kita mengatakan bahwa membalas kebaikan Tuhan yang penting adalah mensyukurinya. Atau berkata secara klise: Ya, dengan memberikan hidup kita kepada-Nya. Tentu itu baik, tapi jelas tidak cukup. Sebab pertanyaan yang muncul adalah: bagaimana cara dan wujudnya? Apa yang dapat kita berikan atau persembahkan dari hidup kita kepada Dia sebagai balasan kebaikan-Nya?

   

Kedudukan Pengakuan Iman

SEJARAH DAN KEDUDUKAN PENGAKUAN IMAN DALAM TRADISI GEREJA

Pengakuan iman merupakan hal yang wajib dinyatakan oleh umat Kristiani dalam setiap ibadah hari minggu, khususnya gereja-gereja arus utama (main stream) anggota PGI. Pengakuan iman sering disebut dengan “credo” (dari ungkapan bahasa Latin dan di-Indonesiakan dengan “kredo”; Inggris: creed), yang berarti “Aku percaya”. Credo lazimnya memiliki otoritas berisi pokok-pokok ringkas kepercayaan yang disetujui dan dibenarkan oleh orang-orang percaya dan dapat diterima oleh semua gereja. Dengan demikian pengakuan iman tidak harus berkaitan dengan suatu denominasi gereja saja, melainkan pengakuan yang universal (oikoumenis). Adapun pernyataan iman yang terbatas suatu denominasi gereja saja biasanya disebut dengan “konfesi” (confession).

   

Renungan

  • 1
  • 2
  • 3

Pengunjung Online

We have 16 guests online

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini505
mod_vvisit_counterKemarin615
mod_vvisit_counterMinggu ini2583
mod_vvisit_counterMinggu lalu4600
mod_vvisit_counterBulan ini12744
mod_vvisit_counterBulan lalu39512
mod_vvisit_counterKeseluruhan415104

We have: 4 guests, 5 bots online
IP anda: 54.242.233.11
 , 
Hari ini: Jun 19, 2013